PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia setelah menerima surat permintaan klarifikasi bernomor S-12550/BEI.PP2/09-2026 tertanggal 29 September 2026. Surat bursa itu memaparkan bahwa pada 28 September 2026 volume transaksi saham BHIT melonjak menjadi 284.142.300 saham dengan 4.976 kali transaksi, jauh di atas hari bursa sebelumnya yang hanya 29.582.400 saham dengan 459 kali transaksi. Harga saham pada hari itu ditutup turun Rp1 atau 4,76 persen, dari Rp21 menjadi Rp20.

Dalam surat balasannya bernomor 054/BHIT/DIR/X/2026 tertanggal 1 Oktober 2026, manajemen BHIT menjawab lima pertanyaan standar yang diwajibkan bursa. Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek sebagaimana diatur POJK Nomor 31/POJK.04/2015, maupun informasi yang dapat memengaruhi harga saham menurut ketentuan III.2.1 Peraturan Bursa Nomor I-E. Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu seperti diatur dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang pelaporan kepemilikan dan penjaminan saham.

Soal rencana ke depan, BHIT menegaskan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk yang dapat berakibat pada status pencatatan sahamnya di bursa, setidaknya untuk tiga bulan mendatang terhitung sejak surat ini terbit. Perseroan juga menyatakan tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lain yang material dan dapat memengaruhi harga sahamnya maupun kelangsungan usahanya yang belum diungkapkan ke publik. Surat ini ditandatangani oleh jajaran Direksi Perseroan.