Samuel Sekuritas Indonesia, yang melaporkan sebagai pihak berjabatan Direksi di Sentul City Tbk (BKSL), melaporkan penambahan kepemilikan saham perusahaan ke Otoritas Jasa Keuangan pada 5 Oktober 2026. Jumlah saham yang dipegang naik dari 8.688.323.600 lembar menjadi 9.372.209.400 lembar, atau bertambah 683.885.800 lembar, lewat transaksi pembelian dengan skema perjanjian pembelian kembali atau repo. Harga transaksi tercatat Rp55 per saham, dengan tujuan transaksi tertulis sebagai penempatan repo. Akibat penambahan ini, hak suara pelapor di BKSL naik dari 5,18 persen menjadi 5,59 persen.

Transaksi ini adalah bagian dari rangkaian aktivitas repo yang sudah berlangsung dalam sepekan terakhir pada saham BKSL oleh pihak yang sama. Pada 28 September, hak suaranya tercatat turun ke 5,00 persen setelah pelepasan saham. Sehari berikutnya, 29 September, kepemilikannya naik lagi lewat penambahan 988,14 juta saham via repo. Pada 2 Oktober, terjadi pelepasan 683,9 juta saham yang menurunkan hak suara ke 5,18 persen, dan kini pada 5 Oktober posisi itu kembali naik ke 5,59 persen lewat pembelian jumlah saham yang persis sama dengan yang dilepas tiga hari sebelumnya.