Samuel Sekuritas Indonesia, yang tercatat menduduki posisi direksi Sentul City Tbk (BKSL), melaporkan pembelian 988.141.000 saham perseroan pada 29 September 2026. Transaksi dilakukan lewat skema perjanjian pembelian kembali atau repurchase agreement, dengan harga Rp65 per saham dan tujuan yang tertulis sebagai penempatan repo, sesuai laporan keterbukaan kepemilikan saham yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan.

Dengan tambahan ini, jumlah saham yang dikuasai pelapor naik dari 8.384.068.400 lembar menjadi 9.372.209.400 lembar, bertambah sekitar 11,79 persen dari kepemilikan sebelumnya. Hak suara pelapor di BKSL turut naik dari 5,00 persen menjadi 5,59 persen. Berdasarkan harga dan jumlah saham yang tertulis di laporan, nilai transaksi ini diperkirakan sekitar Rp64,2 miliar.

Laporan ini muncul sepekan setelah dua laporan serupa mencatat pelepasan saham direksi Sentul City lewat skema repo yang sama, yaitu laporan 28 September 2026 yang menyebut hak suara pelapor turun ke 5,00 persen dan laporan 23 September 2026 yang mencatat pengurangan 2,7 miliar lembar saham. Pembelian kali ini mengembalikan sebagian saham yang sempat dilepas dalam rangkaian repo tersebut, meski secara akumulatif jumlah yang dibeli kembali masih lebih kecil dari jumlah yang dilepas pada dua laporan sebelumnya.