PT Bank Mandiri Taspen (BMTP) menyampaikan keterbukaan informasi bahwa Fitch Ratings Indonesia mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang perseroan di AA(idn) dengan outlook stabil. Peringkat yang sama juga diafirmasi untuk Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Taspen Tahap II Tahun 2021. Surat peringkat bernomor 196/DIR/RATLTR/X/2026 tertanggal 5 Oktober 2026 itu diterima perseroan pada 8 Oktober 2026, dan ditandatangani oleh Division Head BMTP, Tulus Parulian Hutabarat, yang menyatakan hasil pemeringkatan ini tidak berdampak negatif terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Fitch menjelaskan bahwa peringkat BMTP ditentukan oleh kemungkinan dukungan dari induk usahanya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, yang menguasai 51 persen saham BMTP. Pemegang saham lainnya, PT Taspen yang mengelola dana pensiun pegawai negeri, memegang sekitar 48 persen saham. Fitch mencatat BMTP hanya menyumbang 3,0 persen dari total aset dan 3,3 persen dari ekuitas grup Mandiri per paruh pertama 2026, dengan pangsa pasar BMTP sendiri sekitar 1 persen dari total aset perbankan nasional per akhir Juni 2026.

Dalam dokumen yang sama, Fitch menyebut dua arah yang bisa menggeser peringkat ke depan. Penurunan peringkat BMTP bisa terjadi bila kemampuan atau kemauan Bank Mandiri memberi dukungan melemah, misalnya jika peringkat kekuatan keuangan mandiri (Viability Rating) Bank Mandiri diturunkan, atau bila kepemilikan maupun pengaruh Bank Mandiri atas BMTP berkurang. Sebaliknya, kenaikan peringkat bisa terjadi bila Viability Rating Bank Mandiri naik, atau bila BMTP menjadi semakin penting secara strategis bagi induknya, misalnya lewat kenaikan signifikan porsi kepemilikan Bank Mandiri atau kontribusi laba BMTP yang membesar bagi grup.