PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengirimkan bantuan darurat bagi warga yang terdampak banjir di beberapa kecamatan Kota Padang, Sumatera Barat. Bantuan disalurkan lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BNI Berbagi, dengan jenis dan jumlah bantuan disesuaikan dengan informasi kebutuhan dari Sekretaris Daerah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 672 warga mengungsi di tiga titik di Kecamatan Kuranji, sementara sekitar 459 kepala keluarga terdampak banjir di Kecamatan Koto Tangah, tepatnya di Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto dan Lubuk Minturun. Sebagian pengungsi bertahan di masjid, sebagian lain tinggal sementara di rumah keluarga atau kerabat karena rumah mereka belum bisa ditempati.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar, BNI mengirimkan air mineral, selimut, mi instan, beras, minyak goreng, dan telur, ditambah 400 bungkus nasi siap konsumsi. BNI juga menurunkan satu tangki berkapasitas 8.000 liter air bersih agar warga tetap bisa mandi, mencuci, dan menggunakan toilet selama mengungsi.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD untuk memantau kebutuhan lanjutan warga selama masa tanggap darurat. Sebagai badan usaha milik negara yang kini berada dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI menyebut langkah ini sebagai bagian dari kontribusi sosialnya di tengah situasi bencana.