Harga minyak Brent menembus US$100 per barel dan WTI naik ke atas US$96 di tengah eskalasi perang Rusia-Ukraina, ikut menyeret rupiah melemah.
10 September 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Harga minyak dunia melonjak tajam pada perdagangan Kamis, dengan Brent crude menembus level US$100 per barel. Kenaikan ini penting bagi pembaca di dalam negeri karena rupiah ikut dibuka melemah pada hari yang sama, tanda bahwa gejolak harga energi global mulai merembet ke pasar keuangan domestik.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mencatat harga minyak West Texas Intermediate (WTI) turut naik ke atas US$96 per barel dan berpotensi menembus US$98. Menurutnya, kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah yang terjadi bersamaan ini didorong oleh sejumlah faktor fundamental yang sama-sama mengguncang pasar global.
Ibrahim menunjuk eskalasi konflik geopolitik di Eropa Timur dan Timur Tengah sebagai pemicu utama. Perang Rusia dan Ukraina masih berlanjut dengan serangan timbal balik ke kota-kota besar, termasuk serangan yang menyasar infrastruktur produksi dan pengolahan minyak Rusia, sehingga memperbesar kekhawatiran pasar atas gangguan pasokan energi dunia.
Artikel ini informasi, bukan ajakan atau rekomendasi membeli maupun menjual instrumen investasi apa pun. Keputusan investasi beserta risikonya sepenuhnya tanggung jawab pembaca.
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.