BRI mempercepat proses pemulihan pascagempa yang mengguncang sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur, lewat program tanggung jawab sosial perusahaan. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan tanggap darurat, bank pelat merah yang kini berada di bawah holding BUMN Danantara ini membangun infrastruktur permanen untuk mendekatkan bantuan ke warga di lokasi bencana.
Tiga posko logistik didirikan di tiga kabupaten yang paling terdampak. Posko induk berlokasi di Batu Cermin, Kecamatan Komodo, untuk wilayah Labuan Bajo dan Manggarai Barat. Posko kedua berada di Jalan TW Mengeruda, Ngedukelu, Bajawa, Kabupaten Ngada, sementara posko ketiga terletak di Jalan TW 17, Pulau, Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Di Nagekeo, BRI juga mendirikan satu dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak.
Direktur Operations BRI Hakim Putratama bersama Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya turun langsung meninjau lokasi terdampak. Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan posko dan dapur umum, kelancaran distribusi bantuan, serta ketepatan sasaran penyaluran kepada masyarakat di lapangan.
Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa posko-posko tersebut berfungsi sebagai titik pengumpulan, pengelolaan, dan distribusi bantuan sebelum disalurkan ke warga di sekitarnya. "Posko logistik dan dapur umum BRI Peduli merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan kepedulian dan dukungan seperti halnya di NTT. Ke depan, posko logistik dan dapur umum tidak menutup kemungkinan untuk kami tambah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan," ujar Dhanny.
