PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) menerbitkan koreksi atas laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana yang sebelumnya disampaikan pada 15 Juli 2026. Koreksi ini menyusul surat Otoritas Jasa Keuangan bernomor S-821/PM.223/2026 tertanggal 29 September 2026 yang meminta penjelasan atas laporan realisasi penggunaan dana per 30 Juni 2026. Direktur Utama Franciscus Xaverius Yoshua R menandatangani tanggapan perusahaan pada 7 Oktober 2026. Dari total dana IPO Rp110,39 miliar yang terkumpul saat pencatatan saham pada 10 Juli 2025, setelah dipotong biaya penawaran umum Rp3,59 miliar, dana bersih yang tersisa untuk dipakai adalah Rp106,80 miliar.

Hingga akhir Juni 2026, perusahaan telah merealisasikan Rp81,76 miliar atau 76,55 persen dari dana bersih tersebut, dengan sisa Rp25,04 miliar atau 23,45 persen belum terpakai. Alokasi terbesar adalah pembelian barang dagangan, direncanakan Rp100,73 miliar namun baru terealisasi Rp75,81 miliar atau sekitar 75,26 persen dari rencana pos ini. Pos lain realisasinya jauh lebih mendekati rencana: biaya angkut terealisasi Rp1,09 miliar dari rencana Rp1,1 miliar (98,95 persen), biaya sewa Rp686,45 juta dari Rp721,42 juta (95,15 persen), biaya penjualan Rp639,14 juta dari Rp650 juta (98,33 persen), dan biaya kantor Rp3,54 miliar dari Rp3,6 miliar (98,2 persen). Perusahaan menyatakan seluruh realisasi ini masih sesuai dengan rencana yang tertulis di prospektus IPO, dan menargetkan sisa dana selesai digunakan seluruhnya pada 2027.

Sisa dana Rp25,04 miliar saat ini ditempatkan dalam dua rekening pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan perusahaan: Rp25 miliar dalam deposito berjangka satu bulan di Bank UOB dengan bunga 4,1 persen per tahun, dan Rp42,04 juta di rekening giro Bank BCA dengan bunga 0,01 persen. Dari sisi biaya emisi, rincian Rp3,59 miliar yang dipotong dari dana IPO terdiri atas biaya penjaminan Rp195,6 juta, biaya penyelenggaraan Rp1,3 miliar, biaya penjualan Rp195,6 juta, biaya profesi penunjang pasar modal Rp1 miliar, biaya lembaga penunjang pasar modal Rp95 juta, dan biaya lain-lain Rp801,27 juta, tanpa ada biaya konsultasi keuangan.