PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) melaporkan bahwa perusahaan terkendalinya, PT Energi Batubara Indonesia (EBI), menyelesaikan penambahan modal pada anak usahanya, PT Korporindo Guna Bara (KGB), pada 30 September 2026. Modal dasar KGB naik Rp108 miliar menjadi Rp170,513 miliar, sementara modal ditempatkan dan disetor naik Rp7,5 miliar menjadi Rp70,013 miliar. Dengan tambahan ini, kepemilikan EBI di KGB menjadi 69.861 lembar saham atau setara 99,78 persen.

Pada tanggal yang sama, EBI juga menambah modal di anak usaha lainnya, PT Trans Lintas Segara (TLS). Modal dasar TLS bertambah Rp180 miliar menjadi Rp461,608 miliar, sedangkan modal ditempatkan dan disetor bertambah Rp20 miliar menjadi Rp301,608 miliar. Kepemilikan EBI di TLS pun menjadi 301.607 lembar saham, setara 99,99 persen.

Perseroan menyebut transaksi ini sebagai transaksi afiliasi karena melibatkan sesama perusahaan yang sahamnya dikuasai lebih dari 99 persen oleh CNKO, tetapi bukan transaksi material karena nilainya tidak melebihi 10 persen dari total aset Perseroan sesuai POJK No. 17/POJK.04/2020. Karena itu, transaksi ini dikecualikan dari kewajiban prosedur khusus seperti penilaian independen yang diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi. Laporan ini disampaikan ke OJK dan bursa oleh Corporate Secretary CNKO, Wim Andrian, dan juga ditandatangani Direktur CNKO, Erry Indriyana, pada 1 Oktober 2026.