PT Maruwai Coal (COKE) akan mencatatkan Obligasi I Maruwai Coal Tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia mulai 12 Oktober 2026, menurut pengumuman resmi BEI. Obligasi ini terbagi dalam dua seri dengan total nilai emisi Rp2 triliun. Seri A bernilai Rp1.219.765.000.000 dengan bunga tetap 8,00 persen per tahun, berjangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi dan jatuh tempo 19 Oktober 2027. Seri B bernilai Rp780.235.000.000 dengan bunga tetap 8,75 persen per tahun, berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi dan jatuh tempo 9 Oktober 2029. Obligasi ini mendapat peringkat idAA (Double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), dengan PT Bank KB Indonesia Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Jadwal penawaran umum obligasi ini dimulai dari tanggal efektif 30 September 2026, masa penawaran umum pada 2 sampai 6 Oktober 2026, tanggal penjatahan 7 Oktober 2026, hingga distribusi obligasi secara elektronik dan pengembalian uang pemesanan pada 9 Oktober 2026. Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, sehingga pemegangnya berkedudukan pari passu atau setara tanpa hak istimewa dibandingkan kreditur lain perusahaan. Perseroan berhak melakukan pembelian kembali sebagian atau seluruh obligasi, namun baru bisa dilakukan satu tahun setelah tanggal penjatahan. Bunga dibayarkan setiap tiga bulan, dengan pembayaran bunga pertama pada 9 Januari 2027, dan pelunasan pokok dilakukan sekaligus penuh saat jatuh tempo masing masing seri.

Penjamin pelaksana emisi obligasi ini adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Indo Premier Sekuritas. Dokumen prospektus menyebutkan Trimegah Sekuritas memiliki hubungan afiliasi dengan Maruwai Coal, karena pengendali Trimegah juga merupakan salah satu pengendali ADRO yang menjadi pengendali tidak langsung Maruwai Coal. Perseroan sendiri bergerak di bidang pertambangan batu bara metalurgi dan berkedudukan di Jakarta Selatan, dengan laporan keuangannya diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, firma anggota jaringan global PwC.