PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) menerima laporan keterbukaan informasi dari pemegang sahamnya, Agro Jaya Mandiri, yang bukan berstatus direksi maupun komisaris perusahaan. Dalam laporan bernomor LK/25092026/0009/1 yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan pada 25 September 2026, kepemilikan Agro Jaya Mandiri di DGWG tercatat turun dari 295.454.545 lembar saham, setara 5,02% hak suara, menjadi 61.079.545 lembar saham atau 1,04% hak suara.

Penurunan itu terjadi lewat penjualan 234.375.000 lembar saham DGWG pada 24 September 2026 dengan harga Rp128 per saham, sehingga nilai transaksinya mencapai sekitar Rp30 miliar. Dokumen menyebut status transaksi ini sebagai repurchase agreement atau repo, dengan tujuan transaksi yang juga dicatat sebagai 'Repo'. Saham yang dijual berjenis saham biasa dan dimiliki secara langsung oleh Agro Jaya Mandiri.

Laporan tidak mencantumkan batas akhir periode pelaksanaan repo, sehingga belum jelas kapan saham itu berpotensi ditebus kembali oleh Agro Jaya Mandiri. Dengan penurunan ini, porsi kepemilikannya di DGWG turun jauh di bawah ambang 5% yang selama ini membuatnya wajib melapor sebagai pemegang saham signifikan.