Tri Hartono, anggota Direksi PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia membeli 500.000 lembar saham perusahaan pada 20 Oktober 2026. Pembelian itu dilakukan secara tidak langsung dengan harga Rp40 per saham, sehingga nilai transaksinya sekitar Rp20 juta. Jumlah saham Tri Hartono bertambah dari 1.000.000 lembar menjadi 1.500.000 lembar, naik 50 persen dari kepemilikan sebelumnya.

Dalam laporan tersebut, Tri Hartono menyebut tujuan transaksi sebagai menambah portofolio investasi pribadi, dengan klasifikasi saham biasa. Meski jumlah sahamnya bertambah separuh dari kepemilikan lama, porsi itu masih sangat kecil dibanding total saham GMFI yang beredar, sehingga hak suaranya tercatat tetap di angka 0,00 persen baik sebelum maupun sesudah transaksi.