PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) mengundang seluruh pemegang sahamnya untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 19 November 2026, pukul 14.00 hingga 16.00 WIB di Ruang Auditorium Gedung Manajemen Garuda, Area Perkantoran Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang. Rapat juga digelar secara elektronik lewat platform eASY.KSEI milik PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB, atau pemilik saham di sub rekening efek KSEI pada penutupan perdagangan di hari yang sama.

Satu-satunya agenda RUPSLB ini adalah persetujuan rencana penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD), yang lebih dikenal sebagai rights issue. Perseroan berencana menerbitkan saham baru Seri B sebanyak-banyaknya 22.029.751.488 lembar atau sekitar 22,03 miliar saham, dengan nilai nominal Rp19 per saham, yang diambil dari portepel perseroan. Saham baru ini disebutkan memiliki hak yang sama dan sederajat dengan seluruh saham lama yang sudah ditempatkan dan disetor penuh. Dalam dokumen bahan mata acara, GMFI menyebut dua alasan aksi ini: memenuhi syarat jumlah saham beredar publik atau free float sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-A poin V.1.1, serta memperkuat struktur permodalan untuk mendukung pengembangan usaha dan kebutuhan operasional perseroan secara berkelanjutan.

Bagi pemegang saham yang ingin memberi kuasa, pemberian atau pencabutan kuasa secara elektronik melalui e-Proxy di eASY.KSEI dapat dilakukan sejak tanggal pemanggilan ini hingga paling lambat Rabu, 18 November 2026 pukul 12.00 WIB. Sementara bagi pemegang saham dengan saham dalam bentuk warkat yang ingin menghadiri secara fisik lewat kuasa, surat kuasa asli wajib dikirim ke Biro Administrasi Efek, PT Datindo Entrycom di Jalan Hayam Wuruk Nomor 28, Jakarta, paling lambat Senin, 16 November 2026 pukul 16.15 WIB. Sesuai Anggaran Dasar perseroan, rapat baru bisa mengambil keputusan yang sah jika dihadiri oleh pemegang saham atau kuasanya yang mewakili lebih dari separuh total saham dengan hak suara.