DPR Ingatkan Menag soal Wakaf Istiqlal ke Pasar Modal
DPR minta Kementerian Agama berhati-hati soal rencana dana wakaf Masjid Istiqlal masuk instrumen pasar modal syariah lewat kolaborasi dengan manajer investasi.
12 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
DPR meminta pemerintah berhati-hati dalam rencana menyalurkan dana wakaf Masjid Istiqlal ke instrumen pasar modal, mengingat status dana tersebut sebagai amanah umat yang pengelolaannya harus terhindar dari keraguan syariah. Peringatan ini penting karena menyangkut kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana filantropi keagamaan skala besar yang mulai dijembatani ke pasar modal syariah.
Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq dari Fraksi PKB menyampaikan hal itu kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar, Rabu (12/8/2026). Ia menekankan pengelola tidak boleh tergoda mengejar imbal hasil tinggi lewat instrumen yang berpotensi menimbulkan spekulasi berlebihan atau syubhat, meski menegaskan tidak menolak prinsip wakaf yang dikelola produktif, transparan, dan profesional.
Rencana ini sebelumnya dijelaskan Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Selasa (11/8/2026), sebagai bagian dari pengembangan filantropi Islam yang mulai terintegrasi dengan industri pasar modal syariah. Skemanya melibatkan kolaborasi Masjid Istiqlal dengan manajer investasi yang diperkenalkan lewat ajang Capital Markets of Indonesia Expo, di mana dana filantropi yang masuk tidak lagi sebatas uang tunai, melainkan dapat dikembangkan ke instrumen seperti saham dan reksa dana.
Artikel ini informasi, bukan ajakan atau rekomendasi membeli maupun menjual instrumen investasi apa pun. Keputusan investasi beserta risikonya sepenuhnya tanggung jawab pembaca.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.