Komisi VI DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Perdagangan untuk tahun 2027 sebesar Rp1,56 triliun dalam rapat kerja di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/9). Persetujuan ini penting karena menentukan besaran dana yang bisa dipakai Kemendag tahun depan untuk program dagang dalam dan luar negeri, termasuk rencana revitalisasi pasar rakyat.

Angka Rp1,56 triliun itu naik Rp428,71 miliar dibanding pagu indikatif awal yang hanya Rp1,13 triliun. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut tambahan anggaran tersebut disusun dengan mengacu pada Surat Bersama Pagu Anggaran yang menjadi acuan bersama antara kementerian dan DPR. Dari total pagu itu, Program Perdagangan Dalam Negeri mendapat Rp91,28 miliar, Program Perdagangan Luar Negeri Rp120,24 miliar, sedangkan Program Dukungan Manajemen mendapat porsi terbesar, yakni Rp1,35 triliun.

Sejumlah anggota Komisi VI turut menyampaikan dukungan dalam rapat tersebut. Firnando H. Ganindito mendukung penggunaan tambahan anggaran untuk membiayai revitalisasi pasar rakyat yang menurutnya memang dibutuhkan pasar-pasar di berbagai daerah. Anggota lain, Achmad, mendukung penambahan anggaran itu dengan harapan diikuti perbaikan kinerja Kementerian Perdagangan.

Rapat kerja ini turut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, jajaran pejabat eselon I Kemendag, serta Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional Muhammad Mufti Mubarok.