Komisaris DRMA membeli 80.000 saham seharga Rp970 pada 23 September 2026, menambah kepemilikan menjadi 79,65 juta saham dengan hak suara tetap 1,69 persen.
29 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Noel Aelyo Laras Kusuma Negara, anggota Dewan Komisaris PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia membeli 80.000 saham DRMA pada 23 September 2026 dengan harga Rp970 per saham secara tidak langsung. Tujuan transaksi yang tercatat dalam laporan adalah investasi, dengan nilai transaksi sekitar Rp77,6 juta. Dengan pembelian ini, kepemilikannya bertambah dari 79.570.000 saham menjadi 79.650.000 saham.
Kenaikan 80.000 saham tersebut hanya menambah sekitar 0,1 persen dari jumlah saham yang sebelumnya sudah dimiliki Noel, sehingga hak suaranya di DRMA tidak berubah dan tetap berada di angka 1,69 persen. Laporan ini disampaikan sebagai bentuk kewajiban keterbukaan sesuai Peraturan OJK Nomor 4/2024 tentang laporan kepemilikan dan perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka oleh anggota direksi dan dewan komisaris.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal DRMA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.