Kinerja ekspor Indonesia pada Agustus 2026 tercatat US$26,61 miliar, tumbuh 6,72 persen dibandingkan periode sama tahun lalu, menurut data yang dipaparkan Kementerian Perdagangan. Angka ini relevan karena menunjukkan permintaan global terhadap produk Indonesia masih bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, yang berdampak langsung pada pendapatan eksportir dan penerimaan devisa negara.

Dari total tersebut, ekspor nonmigas atau di luar minyak dan gas menyumbang US$25,62 miliar, dengan sektor manufaktur alias industri pengolahan tumbuh 12,48 persen. Secara kumulatif sepanjang Januari-Agustus 2026, ekspor Indonesia mencapai US$193,64 miliar, naik 4,74 persen, dengan ekspor manufaktur sebesar US$159,55 miliar atau tumbuh 7,87 persen pada periode yang sama.

Angka BPSNeraca perdagangan
3,55 miliar US$Agustus 2026

Selisih ekspor dikurangi impor. Positif berarti surplus. Naik 3,43 miliar US$ dibanding Juli 2026. Naik 3 periode beruntun. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (1.755,67).

Maret 2024: 4,60 miliar US$April 2024: 2,70 miliar US$Mei 2024: 2,94 miliar US$Juni 2024: 2,52 miliar US$Juli 2024: 0,67 miliar US$Agustus 2024: 2,76 miliar US$September 2024: 3,18 miliar US$Oktober 2024: 2,71 miliar US$November 2024: 4,34 miliar US$Desember 2024: 2,09 miliar US$Januari 2025: 3,54 miliar US$Februari 2025: 3,16 miliar US$Maret 2025: 4,30 miliar US$April 2025: 0,20 miliar US$Mei 2025: 4,31 miliar US$Juni 2025: 4,10 miliar US$Juli 2025: 4,18 miliar US$Agustus 2025: 5,57 miliar US$September 2025: 4,20 miliar US$Oktober 2025: 2,37 miliar US$November 2025: 2,70 miliar US$Desember 2025: 2,52 miliar US$Januari 2026: 0,95 miliar US$Februari 2026: 1,27 miliar US$Maret 2026: 3,32 miliar US$April 2026: 0,09 miliar US$Mei 2026: -1,61 miliar US$Juni 2026: -0,45 miliar US$Juli 2026: 0,12 miliar US$Agustus 2026: 3,55 miliar US$MarJunSepDesMarJunSepDesMarJunAgu2024202520265.5730-1.610September 2025: 4,20 miliar US$Oktober 2025: 2,37 miliar US$November 2025: 2,70 miliar US$Desember 2025: 2,52 miliar US$Januari 2026: 0,95 miliar US$Februari 2026: 1,27 miliar US$Maret 2026: 3,32 miliar US$April 2026: 0,09 miliar US$Mei 2026: -1,61 miliar US$Juni 2026: -0,45 miliar US$Juli 2026: 0,12 miliar US$Agustus 2026: 3,55 miliar US$SepNovJanMarMeiJulAgu202520264.1980-1.610

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Neraca Perdagangan. Diolah The Signal.

Neraca perdagangan Agustus 2026 kembali mencatat surplus, yaitu nilai ekspor yang melebihi nilai impor, sebesar US$3,55 miliar, didorong surplus sektor nonmigas US$6,09 miliar. Komoditas penopang ekspor nonmigas meliputi besi dan baja, minyak kelapa sawit beserta produk turunannya, dan batu bara, dengan tiga pembeli utama yaitu Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Secara kumulatif Januari-Agustus, surplus dagang Indonesia mencapai US$7,25 miliar, dengan surplus nonmigas US$28,54 miliar, dan tiga penyumbang surplus nonmigas terbesar adalah Amerika Serikat, India, serta Filipina.

Kementerian Perdagangan menyatakan akan terus mengoptimalkan perjanjian dagang untuk memperluas akses pasar ekspor. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyebut pihaknya mendorong diversifikasi pasar ke kawasan nontradisional seperti Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin, dengan memperkuat peran 46 perwakilan perdagangan RI di 33 negara untuk mempertemukan eksportir dengan calon pembeli serta mengawal standar mutu dan kesepakatan dagang.