PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), perusahaan angkutan laut dalam negeri untuk barang khusus, menyampaikan laporan keuangan interim kuartal II tahun 2026 untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026. Laporan yang telah ditelaah secara terbatas oleh auditor independen dengan opini wajar tanpa pengecualian ini disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada 21 Oktober 2026 oleh Corporate Secretary Antonius Limbong, dengan surat pernyataan direksi yang diteken Direktur Utama Andrew Kam dan Direktur Rita.
Pendapatan perusahaan pada semester I 2026 tercatat Rp519,96 miliar, hampir sama dengan Rp520,11 miliar pada periode yang sama tahun lalu, selisihnya hanya sekitar Rp151,5 juta. Namun beban pokok pendapatan melonjak dari Rp377,02 miliar menjadi Rp440,93 miliar, membuat laba kotor tergerus dari Rp143,09 miliar menjadi Rp79,03 miliar dan laba usaha turun dari Rp124,35 miliar menjadi Rp60,51 miliar. Akibatnya, laba bersih tahun berjalan anjlok 53,6 persen, dari Rp109,88 miliar menjadi Rp50,92 miliar, dan laba per saham dasar turun dari Rp12,66 menjadi Rp5,87.
Di sisi lain, arus kas dari aktivitas operasi justru membaik menjadi Rp94,62 miliar dari Rp40,46 miliar pada semester I 2025. Perusahaan juga melunasi sebagian pinjaman bank Rp28 miliar dan liabilitas sewa Rp20,78 miliar sepanjang periode ini, tanpa belanja modal besar seperti tahun lalu saat perusahaan mencatat akuisisi aset tetap senilai Rp342,78 miliar. Total ekuitas naik menjadi Rp1,64 triliun per 30 Juni 2026 dari Rp1,6 triliun di akhir 2025, setelah perusahaan mencadangkan dana Rp16,8 miliar dan mencatat utang dividen sebesar Rp17,36 miliar.
