PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) melaporkan telah merampungkan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) pada 4 September 2026, berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 21 Agustus 2026 dan restu pencatatan dari Bursa Efek Indonesia tertanggal 2 September 2026. Perseroan menerbitkan 640.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham pada harga pelaksanaan Rp500 per saham, sehingga total dana yang masuk ke kas perusahaan sekitar Rp320 miliar. Seluruh saham baru ini diserap oleh satu pihak, yaitu PT Multi Sarana Nasional, yang sebelumnya sudah menjadi pemegang saham HATM.

Dengan penerbitan ini, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh HATM naik dari 8.680.000.000 menjadi 9.320.000.000 lembar. Kepemilikan PT Multi Sarana Nasional melonjak dari 1.745.409.861 saham (20,11 persen) menjadi 2.385.409.861 saham (25,59 persen). Sebaliknya, porsi PT Habco Primatama, pemegang saham pengendali, turun dari 66,34 persen menjadi 61,79 persen meski jumlah lembarnya tetap 5.758.706.000 saham. Porsi pemegang saham lain seperti Benny, Cosmas Kiardi, Hasanul Arifin Hasibuan, dan publik (Masyarakat) juga ikut terdilusi, dengan Masyarakat turun dari 13,29 persen menjadi 12,38 persen. Perseroan menyatakan tidak ada perubahan pemegang saham pengendali, namun dilusi kepemilikan bagi pemegang saham yang tidak ikut serta mencapai sebanyak-banyaknya 6,87 persen.

Perseroan menyebutkan seluruh dana hasil PMTHMETD, setelah dikurangi biaya-biaya terkait, akan digunakan untuk belanja modal berupa penambahan armada kapal, atau untuk pembayaran pinjaman bank. HATM juga menyatakan bahwa aset lancar berupa kas dan setara kas, total aset, serta total ekuitas perusahaan meningkat sebagai dampak dari transaksi ini.