Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menyampaikan laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret 2026. Laporan ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2022 tentang penyampaian laporan keuangan berkala emiten. Surat pengantarnya bernomor 427/DU-HIT/IX/2026, ditandatangani Direktur Utama Djoko Wiseno, dan baru disampaikan ke OJK serta Bursa Efek Indonesia pada 30 September 2026, meski periode yang dilaporkan berakhir enam bulan sebelumnya.

Pendapatan usaha HITS pada kuartal pertama 2026 tercatat US$34,28 juta, hampir sama dengan US$34,43 juta pada periode yang sama tahun lalu. Namun beban pokok pendapatan naik dari US$25,84 juta menjadi US$28,88 juta, sehingga laba bruto perusahaan tergerus 37 persen menjadi US$5,41 juta. Laba usaha pun turun 54 persen menjadi US$2,21 juta, sementara biaya keuangan, yaitu beban bunga atas pinjaman perusahaan, naik 23 persen menjadi US$2,48 juta. Akibatnya, laba bersih periode berjalan merosot 96 persen, dari US$3,17 juta menjadi hanya US$118.357. Bagian laba yang menjadi hak pemegang saham entitas induk bahkan berbalik menjadi rugi US$131.350, padahal pada kuartal pertama 2025 masih mencatat untung US$2,94 juta. Rugi per saham dasar tercatat US$0,00002, berbalik dari laba US$0,00041 per saham pada periode sebelumnya.

Di sisi arus kas, kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas operasi anjlok dari US$21,49 juta pada kuartal pertama 2025 menjadi hanya US$2,19 juta pada kuartal pertama 2026. Total aset perusahaan naik tipis 1,6 persen menjadi US$340,86 juta per 31 Maret 2026, sementara total liabilitas naik 1,7 persen menjadi US$235,82 juta. Pinjaman bank jangka panjang melonjak 26,5 persen, dari US$49,75 juta menjadi US$62,95 juta. Dalam surat terpisah bernomor 428/DU-HIT/IX/2026 yang juga ditandatangani Djoko Wiseno, manajemen menyatakan tidak ada perubahan lebih dari 20 persen pada total aset maupun total liabilitas dibandingkan posisi akhir 2025, sesuai persyaratan Peraturan Bursa Nomor I-E.

Laporan ini juga mencantumkan tiga entitas anak yang dikonsolidasikan penuh dengan kepemilikan 100 persen, yaitu PT Humpuss Transportasi Kimia yang bergerak di transportasi laut dan beroperasi sejak 2004, PT Humpuss Maritim Internasional yang menyediakan jasa keagenan awak kapal sejak 2016, dan PT LIS Internasional yang menyediakan jasa sewa kapal sejak 2017, semuanya berkedudukan di Jakarta.