PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) menyampaikan laporan keuangan konsolidasian tidak diaudit untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026, ditandatangani Direktur Utama Djoko Wiseno pada 30 Oktober 2026. Pendapatan usaha perseroan tercatat US$105,30 juta, naik dari US$100,27 juta pada periode yang sama tahun lalu. Namun beban pokok pendapatan melonjak menjadi US$88,01 juta dari US$75,51 juta, sehingga laba kotor justru turun dari US$24,76 juta menjadi US$17,30 juta.

Beban keuangan, yaitu biaya bunga atas pinjaman bank, naik dari US$6,31 juta menjadi US$8,34 juta sepanjang sembilan bulan ini. Kombinasi biaya pokok dan bunga yang naik membuat laba bersih perseroan turun 39 persen, dari US$3,17 juta pada Januari-September 2025 menjadi US$1,93 juta pada periode yang sama tahun ini. Laba per saham dasar pun merosot dari US$0,00039 menjadi US$0,00012.

Dari sisi posisi keuangan, total aset perseroan per 30 September 2026 tercatat US$333,11 juta, sedikit turun dari US$335,52 juta di akhir 2025, sementara total liabilitas turun dari US$231,87 juta menjadi US$225,66 juta. Total ekuitas naik dari US$103,65 juta menjadi US$107,44 juta. Aset tetap, yang mencakup kapal dan sarana operasional, bertambah dari US$165,83 juta menjadi US$184,37 juta, dibarengi kenaikan pinjaman bank jangka panjang dari US$49,75 juta menjadi US$56,53 juta. Perseroan juga menegaskan kepada BEI bahwa tidak ada perubahan lebih dari 20 persen pada total aset maupun total liabilitas dibandingkan laporan tahunan 2025, sesuai Peraturan Bursa Nomor I-E.

Perseroan mengoperasikan tiga anak usaha yang seluruhnya dimiliki penuh: PT Humpuss Transportasi Kimia di bidang transportasi laut yang beroperasi sejak 2004, PT Humpuss Maritim Internasional yang menyediakan jasa keagenan awak kapal sejak 2016, dan PT LIS Internasional yang menyewakan kapal sejak 2017.