KARYA PACIFIC INVESTAMA, pemegang saham utama PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), melaporkan penambahan kepemilikan saham ke Otoritas Jasa Keuangan pada 11 Agustus 2026. Berdasarkan laporan tersebut, jumlah saham yang dipegang naik dari 15.794.294.800 lembar menjadi 18.874.964.300 lembar, bertambah 3.080.669.500 lembar atau setara 19,50 persen dari kepemilikan sebelumnya. Penambahan ini sekaligus mengerek hak suara Karya Pacific Investama di IATA dari 50,50 persen menjadi 60,35 persen.

Penambahan saham dilakukan lewat dua transaksi pembelian tidak langsung dengan tujuan investasi. Transaksi pertama sebanyak 1.563.791.500 lembar saham biasa dieksekusi pada 28 Juli 2026 dengan harga Rp60 per saham, sedangkan transaksi kedua sebanyak 1.516.878.000 lembar dilakukan pada 6 Agustus 2026 dengan harga Rp90 per saham. Total nilai kedua transaksi tersebut sekitar Rp230,3 miliar.

Laporan ini disampaikan sesuai kewajiban Peraturan OJK Nomor 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka. Karya Pacific Investama tercatat bukan anggota direksi maupun dewan komisaris IATA, namun kini menguasai lebih dari 60 persen hak suara perusahaan setelah penambahan ini.