IBST Perpanjang Fasilitas Kredit Rp2 Triliun ke 2027
IBST bersama Protelindo, Iforte, dan SUPR memperpanjang fasilitas kredit Rp2 triliun dari CIMB Niaga sampai Oktober 2027, dengan jaminan dari perusahaan induk.
28 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) bersama tiga perusahaan terafiliasi, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), dan PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), menandatangani Perubahan Ketiga atas Perjanjian Kredit dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk pada 28 Oktober 2026. Perubahan ini memperpanjang jangka waktu fasilitas pinjaman senilai total Rp2 triliun sampai dengan 31 Oktober 2027. Nilai transaksi ini setara 78 persen dari ekuitas IBST berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025, sehingga masuk kategori transaksi material.
Dalam perjanjian ini, Protelindo dan Iforte memberikan jaminan perusahaan atau corporate guarantee untuk menjamin pemenuhan seluruh kewajiban berdasarkan perjanjian kredit tersebut. Rantai kepemilikan yang tercatat dalam dokumen menunjukkan Iforte memegang 99,99 persen saham IBST, sementara Protelindo memegang 99,99 persen saham Iforte dan memiliki 99,93 persen saham SUPR secara langsung maupun tidak langsung. Bank CIMB Niaga sendiri dinyatakan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan keempat peminjam.
Perseroan menyebutkan perpanjangan ini bertujuan memberi fleksibilitas sumber pembiayaan bagi kegiatan usaha para peminjam. Transaksi ini dikecualikan dari kewajiban persetujuan RUPS dan penggunaan penilai independen berdasarkan Pasal 11 huruf (b) dan (c) POJK 17, karena tergolong pinjaman yang diterima langsung dari bank. Meski tergolong transaksi afiliasi menurut POJK 42, manajemen dan Dewan Komisaris menyatakan transaksi ini bukan transaksi benturan kepentingan dan tidak berdampak negatif material terhadap operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal IBST? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.