PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) menyampaikan perkembangan terbaru dari rencana pengambilalihan perusahaan oleh PT Nawasena Nugra Investama (Nawasena). Berdasarkan surat Nawasena tertanggal 4 November 2026, proses negosiasi antara Nawasena sebagai calon pengendali baru dan para pemegang saham penjual, yaitu Eko Desriyanto yang juga menjabat Direktur Utama IDEA dan PT Idea Asia Investama, telah mencapai tahap penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada Senin, 2 November 2026.

Perjanjian tersebut mengatur pengambilalihan 707.322.700 saham IDEA milik para penjual, yang setara 66,58 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan, kepada Nawasena. Dengan porsi sebesar itu, Nawasena akan menjadi pemegang saham pengendali baru begitu transaksi selesai. Dokumen tidak mencantumkan nilai transaksi dalam rupiah maupun tenggat waktu penyelesaian, dan penyelesaiannya tetap tunduk pada syarat dan ketentuan yang diatur dalam perjanjian itu.

Rencana pengambilalihan ini pertama kali diumumkan melalui surat Nawasena tertanggal 16 September 2026, sesuai ketentuan Pasal 5 ayat (1) POJK Nomor 9/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. IDEA sendiri bergerak di bidang akademi pendidikan dan pelatihan perhotelan, kapal pesiar, tata boga, dan restoran berbasis industri. Manajemen menyatakan informasi ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.