PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengangkat Ristadi sebagai komisaris baru per 1 Oktober 2026, menyusul keputusan pemegang saham tentang susunan dewan komisaris perseroan.
2 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Kereta Api Indonesia (Persero), emiten dengan kode KAII, melaporkan perubahan susunan Dewan Komisaris per 1 Oktober 2026. Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan Nomor 410 Tahun 2026 dan Nomor SK.141/DI-DAM/DU/2026, pemegang saham mengangkat Ristadi sebagai Komisaris baru perseroan. Laporan disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan oleh Wisnu Pramudyo, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, pada 2 Oktober 2026.
Dengan tambahan ini, Dewan Komisaris KAI kini beranggotakan delapan orang. Said Aqil Siroj tetap menjabat Komisaris Utama sejak 30 Juni 2026, didampingi komisaris independen Arnanto dan Raizal Arifin yang menjabat sejak 12 Agustus 2025 serta Endang Tirtana sejak 30 Juni 2026. Tiga komisaris lain, yaitu Diah Natalisa, Mohamad Risal Wasal, dan I Wayan Sugiri, melanjutkan jabatan masing-masing sejak 30 Juni 2026, 20 September 2022, dan 12 Agustus 2025. Susunan direksi tidak berubah, tetap dipimpin Direktur Utama Bobby Rasyidin dan Wakil Direktur Utama Dody Budiawan, bersama tujuh direktur lain yang menjabat sejak 12 Agustus 2025 atau 30 Juni 2026.
Perseroan menyatakan pengangkatan ini tidak berdampak material terhadap kegiatan usaha, dan KAI akan tetap menjalankan operasinya dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tata kelola perusahaan yang baik.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal KAII? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.