Entitas anak KIJA, PT Indocargomas Persada, mengambilalih 51% saham PT Kawasan Industri Seafer senilai Rp340,86 miliar, menguasai land bank 500,24 hektar di Kendal, Jawa Tengah.
2 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Indocargomas Persada (IP), entitas anak Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) yang sahamnya 100 persen dikuasai KIJA, menandatangani Akta Jual Beli Saham pada 1 Oktober 2026 di hadapan notaris Adi Triharso di Jakarta. Lewat akta itu, IP membeli 340.863.090 saham PT Kawasan Industri Seafer (KIS), setara 51 persen dari total 668.359.000 saham KIS, dengan harga Rp340.863.090.000. Saham itu dibeli dari PT Seafer Lumina Capital, yang setelah transaksi ini tinggal memegang 327.495.910 saham atau 49 persen dari KIS. Dengan begitu, IP kini menjadi pemegang saham pengendali KIS.
KIS bergerak di bidang pengembangan kawasan industri dengan land bank seluas sekitar 5.002.363 meter persegi atau 500,24 hektar di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Karena IP kini mengendalikan KIS, laporan keuangan KIS akan dikonsolidasikan ke laporan keuangan KIJA. KIJA menyebut tujuan transaksi ini adalah memperluas bisnis kawasan industri, khususnya di Jawa Tengah, sekaligus membuka akses untuk mengembangkan lahan di Kendal tersebut melalui IP.
KIJA menegaskan nilai transaksi Rp340,86 miliar ini tidak mencapai ambang batas 20 persen dari ekuitas perusahaan, sehingga tidak termasuk kategori transaksi material menurut POJK 17/2020. Rasio total aset, laba bersih, dan pendapatan usaha KIS dibanding KIJA juga disebut tidak mencapai 20 persen. Karena PT Seafer Lumina Capital tidak terafiliasi dengan KIJA, pemegang saham utama, pengendali, direksi, maupun komisaris perusahaan, transaksi ini juga tidak dikategorikan sebagai transaksi afiliasi atau transaksi benturan kepentingan menurut POJK 42/2020.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal KIJA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.