KIJA: Laba Turun 78%, Obligasi Rp3,1 Triliun Dilunasi
Laba bersih KIJA kuartal III 2026 turun 78 persen jadi Rp60,45 miliar meski pendapatan naik, obligasi Rp3,1 triliun dilunasi dan diganti pinjaman bank.
30 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menyampaikan laporan keuangan konsolidasian interim yang belum diaudit untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026. Pendapatan dari penjualan dan jasa naik 15,8 persen menjadi Rp4,25 triliun, dari Rp3,67 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Namun laba bersih yang menjadi hak pemegang saham induk perseroan justru merosot 78,2 persen menjadi Rp60,45 miliar, dari Rp277,3 miliar setahun sebelumnya, membuat laba per saham dasar turun dari Rp13,50 menjadi Rp2,91.
Penurunan laba ini terjadi meski laba kotor perseroan naik menjadi Rp1,58 triliun dari Rp1,47 triliun. Penyebabnya adalah kenaikan beban umum dan administrasi menjadi Rp485 miliar dari Rp370,5 miliar, serta beban lain-lain neto yang melonjak menjadi Rp338,3 miliar dari Rp88,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Akibatnya, laba sebelum pajak tergerus menjadi Rp474,1 miliar dari Rp724,8 miliar.
Di sisi pendanaan, KIJA melunasi seluruh obligasi Senior Notes senilai Rp3,09 triliun yang masih tercatat pada akhir 2025, dan menggantinya dengan pinjaman bank jangka panjang yang melonjak menjadi Rp4,63 triliun dari Rp1,36 triliun. Total liabilitas perseroan naik menjadi Rp7,05 triliun dari Rp6,91 triliun, sementara total ekuitas turun tipis menjadi Rp8,11 triliun dari Rp8,14 triliun. Arus kas neto dari aktivitas operasi juga menyusut tajam menjadi Rp568,7 miliar dari Rp1,7 triliun, dan posisi kas serta setara kas berkurang menjadi Rp3,15 triliun dari Rp3,62 triliun.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal KIJA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.