PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menandatangani dokumen fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) untuk dua anak usahanya pada 21 September 2026. PT Nextier Askara Center (NAC) memperoleh fasilitas hingga Rp4,13 triliun dengan tenor sampai 6 tahun yang bisa diperpanjang dua kali, masing-masing 1 tahun. PT Nextier GenAi Center (NGC) memperoleh fasilitas hingga Rp6,63 triliun dengan tenor sampai 7 tahun yang bisa diperpanjang sekali selama 1 tahun. Total nilai kedua fasilitas mencapai Rp10.754.099.000.000, dengan bunga mengambang mengikuti suku bunga pasar uang antar bank IndONIA tenor 90 hari ditambah 1,9 persen. BNI bertindak sebagai bank koordinator, penyusun fasilitas, sekaligus agen jaminan untuk kedua perjanjian.

Perseroan memberikan jaminan perusahaan atas kedua fasilitas ini, artinya MGLV menanggung langsung jika NAC atau NGC gagal membayar utangnya ke BNI. Jaminan tambahan yang diserahkan mencakup hak tanggungan atas tanah dan bangunan milik NAC, fidusia atas mesin, peralatan, piutang, dan klaim asuransi kedua anak usaha, gadai atas saham milik pemegang saham minoritas di NAC dan NGC, serta pengalihan bersyarat atas kontrak-kontrak material. Selama fasilitas berjalan, NAC dan NGC dibatasi untuk menambah utang baru, melepas aset, mengubah pengendalian perusahaan, melakukan penggabungan usaha atau akuisisi, dan membagikan dividen di luar yang diizinkan dalam perjanjian.

Perseroan menyatakan transaksi ini masuk kategori Transaksi Material karena nilainya melebihi 50 persen dari ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 April 2026, sekaligus tergolong Transaksi Afiliasi karena NAC dan NGC masing-masing dimiliki 99,9 persen oleh MGLV. Karena pinjaman diterima langsung oleh anak usaha dari bank dan jaminan yang diberikan Perseroan juga ditujukan untuk pinjaman bank tersebut, Perseroan menyebut dirinya dikecualikan dari kewajiban memakai penilai independen maupun meminta persetujuan RUPS berdasarkan Pasal 11 huruf b dan c POJK 17/2020. Sebagai gantinya, kewajiban Perseroan hanya mengumumkan keterbukaan informasi ini kepada pemegang saham.