MKNT Terbitkan Saham Baru, Investor Lama Terdilusi ke 0,53%
PMTHMETD MKNT menerbitkan 1,02 triliun saham baru senilai Rp1 per saham untuk tujuh pihak, termasuk PT Headwell Bintang Energi Hijau yang akan menguasai mayoritas saham perseroan.
22 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) mengumumkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) setelah mendapat restu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 September 2026. Perseroan akan menerbitkan 1.024.490.000.000 saham seri B baru dengan nilai nominal dan harga pelaksanaan yang sama, yaitu Rp1 per saham, sehingga total dana yang masuk ke perseroan mencapai Rp1,02 triliun. Jumlah saham beredar akan melonjak dari 5,5 miliar lembar menjadi sekitar 1,03 triliun lembar, dan modal ditempatkan serta disetor penuh perseroan naik dari Rp110 miliar menjadi Rp1,134 triliun.
Saham baru itu akan diserap oleh tujuh pihak. PT Headwell Bintang Energi Hijau mengambil porsi terbesar, yaitu 668 miliar lembar, setara sekitar 64,9 persen dari total saham perseroan setelah transaksi selesai. Disusul PT Mantra Capital Persadan dengan 156,49 miliar lembar, lalu Suripto dan Antony Lesmana masing-masing 50 miliar lembar, serta Daniel Tejakusuma, Rossa Lina, dan Jhon Veter Firdaus masing-masing 25 miliar lembar. Dengan komposisi ini, porsi kepemilikan pemegang saham lama akan tersisa sekitar 0,53 persen dari seluruh saham perseroan.
Perseroan menyatakan penerbitan saham baru ini ditujukan untuk perbaikan posisi keuangan dan memperkuat struktur permodalan. Jadwalnya, penerbitan dan penyetoran saham baru dilakukan pada 30 September 2026, pencatatan saham baru hasil PMTHMETD di Bursa Efek Indonesia pada 1 Oktober 2026, dan pengumuman hasil pelaksanaan pada 2 Oktober 2026. Rencana ini menyusul RUPSLB yang juga mengganti seluruh jajaran direksi dan komisaris perseroan pada tanggal yang sama.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal MKNT? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.