MORA Raup Rp768 Miliar dari Target Sukuk Rp3 Triliun
Moratelindo hanya menghimpun Rp768,18 miliar dari target Rp3 triliun dalam penawaran umum berkelanjutan Sukuk Ijarah II selama 2023-2024, akibat kondisi pasar dan efisiensi biaya pendanaan.
30 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA), operator jaringan telekomunikasi Moratelindo, melaporkan hasil akhir Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Moratelindo kepada Otoritas Jasa Keuangan. Dari target dana Rp3 triliun yang pernyataan pendaftarannya dinyatakan efektif sejak 27 Juni 2023, perusahaan hanya berhasil menghimpun Rp768,18 miliar, terdiri dari Tahap I pada 2023 senilai Rp488,55 miliar dan Tahap II pada 2024 senilai Rp279,63 miliar. Dengan begitu, sisa dana dari rencana awal yang tidak pernah terserap mencapai Rp2,23 triliun.
Dalam surat bernomor 078/EMR/CORSEC/EXT/IX/2026 tertanggal 30 September 2026, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Resi Yuki Bramani menjelaskan bahwa kekurangan penyerapan dana ini terutama dipengaruhi oleh kondisi pasar yang berlaku pada masa penawaran, serta upaya efisiensi struktur biaya pendanaan perseroan. Perusahaan menegaskan jumlah penerbitan sukuk ijarah pada tiap tahap disesuaikan dengan hasil penawaran dan kondisi pasar saat itu, sehingga tidak seluruh rencana penerbitan sukuk direalisasikan sepanjang periode PUB berlangsung.
Perusahaan menyatakan tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha akibat tidak tercapainya target dana tersebut. Laporan ini disampaikan sebagai pemenuhan kewajiban berdasarkan Pasal 11 POJK Nomor 36/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal MORA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.