PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk. (MTWI) menyampaikan laporan keuangan tahunan auditan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024. Auditor independen dari Kantor Akuntan Publik Hendrawinata Hanny Erwin Sumargo, dengan partner penandatangan Welly Adrianto, memberikan opini wajar tanpa modifikasian atau opini bersih atas laporan tersebut. Ini merupakan tahun pertama Welly Adrianto menandatangani laporan MTWI, menggantikan auditor tahun sebelumnya dari Kantor Akuntan Publik Kosasih, Nurdiyaman, Tjahjo Rekan dengan partner Juninho Widjaja. Surat pernyataan tanggung jawab direksi atas laporan ini ditandatangani pada 26 Maret 2025.

Secara kinerja, MTWI membukukan laba bersih Rp12,25 miliar pada 2024, berbalik dari rugi Rp8,37 miliar pada 2023. Pendapatan dari premi asuransi naik 57,8 persen menjadi Rp1,01 triliun, dari sebelumnya Rp641,16 miliar. Total aset perusahaan tumbuh 64,4 persen menjadi Rp1,63 triliun, sementara total liabilitas naik lebih tajam lagi, 79,6 persen, menjadi Rp1,35 triliun. Ekuitas atau modal pemegang saham naik 16,9 persen menjadi Rp280,68 miliar, ditopang antara lain oleh penambahan modal saham biasa dari Rp264,70 miliar menjadi Rp292,45 miliar.

Dalam laporan ini, auditor mencantumkan dua hal audit utama. Pertama, penilaian aset reasuransi sebesar Rp678,39 miliar, setara 41,7 persen dari total aset, dan liabilitas reasuransi sebesar Rp875,36 miliar atau 65 persen dari total liabilitas. Aset dan liabilitas reasuransi ini adalah bagian risiko polis yang dilimpahkan ke perusahaan reasuransi lain, dan nilainya bergantung pada estimasi aktuaria serta pertimbangan manajemen atas cadangan teknis, yaitu dana yang disisihkan perusahaan untuk membayar klaim di masa depan. Kedua, auditor juga menyoroti penilaian dan keberadaan investasi pada efek milik MTWI, yang diperiksa antara lain lewat konfirmasi langsung ke bank kustodian dan pengujian ulang perhitungan pendapatan investasi.