Nicholas Santoso, anggota direksi PT Charnic Capital Tbk (NICK), melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 9 Oktober 2026 bahwa kepemilikan sahamnya di perusahaan berkurang dari 291.600 lembar menjadi 286.300 lembar, atau turun 5.300 lembar.

Pengurangan itu berasal dari dua transaksi penjualan pada 8 Oktober 2026 dengan status kepemilikan tidak langsung. Transaksi pertama melepas 4.800 saham biasa di harga Rp3.520 per saham, dan transaksi kedua melepas 500 saham biasa di harga Rp3.510 per saham. Keduanya dicatat dengan tujuan investasi.

Hak suara Nicholas Santoso di NICK tercatat 0,04% sebelum transaksi dan tetap 0,04% sesudahnya. Saham yang dijual setara dengan sekitar 1,8% dari jumlah saham yang ia pegang sebelum transaksi.