Bursa Efek Indonesia mengumumkan pencatatan tambahan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) di Papan Pencatatan Akselerasi sebanyak 275.400 lembar, menyusul konversi sebagian Obligasi Wajib Konversi (OWK) berkode PACK-01-CB. Dengan tanggal pencatatan 20 Oktober 2026, total saham PACK yang tercatat di bursa naik dari 34.122.534.871 lembar menjadi 34.122.810.271 lembar.

Berdasarkan surat PT Adimitra Jasa Korpora selaku biro administrasi efek PACK tertanggal 19 Oktober 2026, permohonan konversi diajukan pemegang OWK pada 15 Oktober 2026 dan saham barunya diterbitkan pada 19 Oktober 2026. Konversi ini melibatkan OWK dengan nilai nominal Rp27.540.000 yang ditukar menjadi 275.400 saham baru, setara rasio satu unit OWK senilai Rp100 menjadi satu saham. Surat tersebut ditandatangani Helda Dominggus, Head of Operational PT Adimitra Jasa Korpora, dengan tembusan kepada direksi PACK, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kepala Penilaian Perusahaan 1 BEI.

Dengan konversi ini, sisa OWK PACK berkurang dari sekitar 61,8 juta unit menjadi 61.528.073 unit, atau setara nilai nominal Rp6.152.807.300. Artinya instrumen ini masih menyisakan potensi penambahan saham baru PACK ke depan jika pemegang OWK yang tersisa kembali memilih mengonversinya menjadi saham.