PBSA Rencanakan Pemecahan Saham, RUPSLB 18 September
PBSA mengajukan rencana pemecahan saham, akan dimintakan persetujuan RUPSLB pada 18 September 2026 untuk menurunkan harga saham dan mendorong likuiditas perdagangan.
12 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) mengumumkan rencana pemecahan saham (stock split) atas saham yang telah ditempatkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Keterbukaan informasi ini disampaikan pada 12 Agustus 2026 dan ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Utama Vincentius Susanto.
Rencana pemecahan saham baru bisa dijalankan setelah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 18 September 2026. Perseroan menjadikan Peraturan OJK Nomor 15/2022 tentang pemecahan dan penggabungan saham, serta Surat Keputusan Direksi BEI Nomor KEP-00044/BEI/04-2024, sebagai dasar aksi ini. Dalam dokumen keterbukaan yang diterbitkan, PBSA belum mencantumkan rasio pemecahan saham yang diusulkan, karena rincian itu dijanjikan akan dijelaskan dalam Formulir E019 yang menjadi lampiran rencana tersebut.
Perseroan menyebut opsi pemecahan saham ini dipertimbangkan untuk meningkatkan keterjangkauan harga saham bagi investor sekaligus mendukung peningkatan likuiditas perdagangan saham PBSA di bursa. Dalam laporan itu, Perseroan menyatakan tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha akibat rencana ini.
Catatan redaksi NetralPemecahan saham adalah aksi memecah tiap lembar saham lama menjadi beberapa lembar baru dengan harga per lembar yang lebih murah, tanpa mengubah nilai total kepemilikan investor maupun struktur modal perusahaan. Yang berubah hanya jumlah saham beredar dan harga nominal per saham, sehingga laba per saham otomatis menyesuaikan turun sebanding dengan rasio pemecahan, sementara aset, utang, dan laba perusahaan tidak tersentuh sama sekali. Karena rencana ini masih menunggu persetujuan RUPSLB dan belum disertai rincian rasio pemecahan atau dampak keuangan konkret, penilaiannya bagi fundamental PBSA adalah netral. Tujuan yang disebutkan Perseroan, yaitu memperluas keterjangkauan harga saham dan mendorong likuiditas perdagangan, memang lazim menyertai stock split, tetapi tidak mengubah kinerja operasional maupun kondisi keuangan Perseroan secara langsung.Penilaian ini menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
PBSApemecahan sahamRUPSLBkonstruksi
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Suka ringkasan seperti ini?Signal Harian merangkai seluruh berita ekonomi hari itu jadi satu tulisan, dikirim ke email tiap sore hari kerja. Gratis.
Signal+
Ringkasan ekonomi lewat email tiap sore hari kerja, dikirim setelah Signal
Harian terbit pukul 17.00 WIB. Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.