PT Petrokimia Gresik mengembangkan inovasi yang mengubah silika, produk samping dari proses produksi aluminium fluorida, menjadi bahan penyaring belerang cair pada proses produksi asam sulfat. Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan pada Senin (21/9) bahwa inovasi ini telah mendapat Sertifikat Paten Sederhana dari Kementerian Hukum. Terobosan ini mengubah material yang selama ini menjadi beban pengelolaan menjadi bahan bernilai guna, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan pada bahan penyaring dari pihak luar.

Sertifikat paten tersebut diserahkan oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas kepada Senior Vice President Operasi III Petrokimia Gresik, Bambang Ariwibowo, dalam acara What's Up Campus Calls Out yang digelar Kementerian Hukum di Airlangga Convention Center. Selama ini, penyaringan belerang cair mengandalkan diatomaceous earth yang dibeli dari pihak lain. Padahal, setiap bulan unit produksi aluminium fluorida Petrokimia Gresik menghasilkan sekitar 990 ton silika padat yang membutuhkan area penyimpanan dan pengelolaan tersendiri.

Angka BPSNilai impor
26,1 miliar US$Juli 2026

Nilai barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri. Naik 0,19 miliar US$ dibanding Juni 2026. Tertinggi dalam 31 bulan yang tercatat. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (21.914,1).

Februari 2024: 18,5 miliar US$Maret 2024: 18,0 miliar US$April 2024: 17,0 miliar US$Mei 2024: 19,5 miliar US$Juni 2024: 18,5 miliar US$Juli 2024: 21,9 miliar US$Agustus 2024: 20,8 miliar US$September 2024: 19,0 miliar US$Oktober 2024: 22,1 miliar US$November 2024: 19,8 miliar US$Desember 2024: 21,5 miliar US$Januari 2025: 17,9 miliar US$Februari 2025: 18,8 miliar US$Maret 2025: 18,9 miliar US$April 2025: 20,5 miliar US$Mei 2025: 20,3 miliar US$Juni 2025: 19,3 miliar US$Juli 2025: 20,5 miliar US$Agustus 2025: 19,4 miliar US$September 2025: 20,5 miliar US$Oktober 2025: 21,8 miliar US$November 2025: 19,8 miliar US$Desember 2025: 23,8 miliar US$Januari 2026: 21,2 miliar US$Februari 2026: 20,9 miliar US$Maret 2026: 19,2 miliar US$April 2026: 25,2 miliar US$Mei 2026: 24,8 miliar US$Juni 2026: 25,9 miliar US$Juli 2026: 26,1 miliar US$FebMeiAguNovFebMeiAguNovFebMeiJul20242025202626.09516.994Agustus 2025: 19,4 miliar US$September 2025: 20,5 miliar US$Oktober 2025: 21,8 miliar US$November 2025: 19,8 miliar US$Desember 2025: 23,8 miliar US$Januari 2026: 21,2 miliar US$Februari 2026: 20,9 miliar US$Maret 2026: 19,2 miliar US$April 2026: 25,2 miliar US$Mei 2026: 24,8 miliar US$Juni 2026: 25,9 miliar US$Juli 2026: 26,1 miliar US$AguOktDesFebAprJunJul2025202626.09519.206

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Impor. Diolah The Signal.

Asam sulfat merupakan salah satu bahan baku dalam produksi pupuk, dan proses pembuatannya memerlukan tahap penyaringan belerang cair agar hasilnya bersih dan sesuai standar mutu. Dengan memanfaatkan silika sebagai alternatif bahan penyaring, Petrokimia Gresik dapat mengoptimalkan produk samping sekaligus mengurangi kebutuhan pembelian bahan dari pihak ketiga. Perusahaan memproyeksikan langkah ini bisa menghemat biaya produksi hingga sekitar Rp259,6 juta per tahun.