PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan 557.165 saham baru PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) hasil pelaksanaan program opsi saham untuk manajemen dan karyawan (MESOP) Tahap I dan Tahap III. Saham baru ini mulai tercatat dan diperdagangkan pada 18 September 2026, terdiri dari 439.761 saham dari Tahap I dan 117.404 saham dari Tahap III.

Berdasarkan surat PT Datindo Entrycom selaku biro administrasi efek PGEO tertanggal 17 September 2026, penerbitan saham baru ini merupakan tindak lanjut permohonan pelaksanaan opsi MESOP tanggal 16 September 2026. Dengan tambahan ini, total saham ditempatkan dan disetor penuh PGEO naik dari 41.920.791.322 menjadi 41.921.348.487 saham. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Datindo Entrycom, E. Agung Setiawati, dan ditembuskan kepada Corporate Secretary PGEO, Muhammad Taufik.

Pengumuman BEI juga mencatat sisa jatah opsi yang belum dilaksanakan, yaitu 31.154.393 saham untuk Tahap I dan 18.683.032 saham untuk Tahap III. Sisa ini menunjukkan program MESOP PGEO masih berjalan dan berpotensi menambah jumlah saham beredar lagi pada pencatatan berikutnya.