PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatatkan 1.429.793 saham baru di Bursa Efek Indonesia pada 6 Oktober 2026, hasil pelaksanaan opsi dalam program kepemilikan saham karyawan dan manajemen atau ESOP/MESOP. Saham baru ini terbagi dalam dua tahap, yaitu Tahap I sebanyak 937.335 saham dan Tahap III sebanyak 492.458 saham, yang keduanya dicatatkan pada tanggal yang sama.

Setelah pencatatan Tahap I, total saham beredar PGEO naik menjadi 41.953.761.123 lembar, dengan sisa opsi Tahap I yang belum dilaksanakan tercatat 9.970.905 saham. Setelah Tahap III ikut dicatatkan, total saham beredar bertambah lagi menjadi 41.954.253.581 lembar, sementara sisa opsi Tahap III yang belum dieksekusi tinggal 7.491.026 saham.

Berdasarkan surat PT Datindo Entrycom selaku biro administrasi efek PGEO, permohonan penerbitan saham baru ini diajukan pada 2 Oktober 2026 dan saham resmi diterbitkan pada 5 Oktober 2026, sehari sebelum dicatatkan di bursa. Surat tersebut ditandatangani Direktur Utama Datindo Entrycom, E. Agung Setiawati, dan ditembuskan kepada Muhammad Taufik selaku Corporate Secretary PGEO.