Bursa Efek Indonesia mengumumkan pencatatan saham baru PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) hasil pelaksanaan program opsi saham karyawan dan manajemen atau MESOP. Sebanyak 762.885 saham dari Tahap I dan 685.700 saham dari Tahap III mulai tercatat dan diperdagangkan pada 5 Oktober 2026. Setelah pencatatan Tahap I, jumlah saham beredar PGEO menjadi 41.952.138.088, kemudian setelah Tahap III ikut tercatat, totalnya menjadi 41.952.823.788 saham, naik dari 41.951.375.203 saham sebelumnya.

Program MESOP ini belum selesai. Sisa opsi yang belum dilaksanakan untuk Tahap I masih ada 10.908.240 saham, sementara Tahap III menyisakan 7.983.484 saham. Artinya jumlah saham beredar PGEO masih berpotensi bertambah lagi pada tahap pencatatan berikutnya begitu pemegang opsi kembali mengeksekusi haknya.

Datindo Entrycom, biro administrasi efek PGEO, dalam suratnya kepada BEI tertanggal 2 Oktober 2026 menyampaikan bahwa penerbitan 1.448.585 saham baru ini dilakukan menyusul permohonan pelaksanaan opsi MESOP tertanggal 1 Oktober 2026. Surat tersebut ditembuskan kepada Muhammad Taufik selaku Corporate Secretary PGEO.