Bursa Efek Indonesia mencatatkan tambahan 486.360 saham baru PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) pada 29 September 2026, hasil pelaksanaan opsi saham karyawan dan manajemen atau MESOP. Rinciannya, Tahap I menyumbang 271.905 saham dan Tahap III menyumbang 214.455 saham. Setelah pencatatan Tahap I, total saham PGEO menjadi 41.945.673.129, lalu setelah Tahap III ikut dicatatkan totalnya naik lagi menjadi 41.945.887.584.

Berdasarkan surat PT Datindo Entrycom selaku biro administrasi efek PGEO tertanggal 28 September 2026, permohonan penerbitan saham baru ini diajukan pada 25 September 2026. Sebelum pelaksanaan opsi, total saham ditempatkan dan disetor penuh PGEO tercatat 41.945.401.224 lembar. Setelah penambahan 486.360 saham dari dua tahap MESOP tersebut, jumlahnya naik menjadi 41.945.887.584 lembar. Surat itu ditembuskan kepada Muhammad Taufik selaku Corporate Secretary PGEO.

Pengumuman Bursa juga mencantumkan sisa jatah opsi yang belum dilaksanakan, yakni 14.136.873 saham untuk Tahap I dan 11.161.455 saham untuk Tahap III. Artinya program MESOP PGEO masih akan menambah saham beredar secara bertahap ke depan seiring pemegang opsi merealisasikan haknya. Pencatatan kali ini menyusul realisasi serupa pada 21 September 2026 sebesar 474.554 saham, sehingga dalam sebulan terakhir MESOP PGEO sudah menambah total sekitar 960.914 saham baru.