PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) menyampaikan perkembangan lanjutan atas rencana akuisisi perusahaan di bidang pengolahan gas alam yang sebelumnya diungkapkan lewat keterbukaan informasi tertanggal 19 Agustus 2026. Perseroan merujuk pada surat tanggapan pemegang saham pengendali, PT Morris Capital Indonesia (MCI), bernomor 037/ST/Oxala-MCI/VIII/2026 tertanggal 26 Agustus 2026 yang ditujukan kepada Dewan Komisaris. Menurut corporate secretary Oxala, Haerul Maelani, negosiasi mengenai skema akuisisi perusahaan target tersebut masih terus berproses hingga laporan ini diterbitkan, tanpa merinci nilai transaksi, porsi kepemilikan, atau nama perusahaan yang dibidik.

Perseroan memperkirakan, jika seluruh proses transaksi termasuk persetujuan dari kreditur perusahaan target berjalan sesuai rencana, laporan keuangan perusahaan target baru bisa mulai dikonsolidasikan ke laporan keuangan Oxala pada tahun buku 2027. Dengan asumsi tersebut, manajemen memproyeksikan laba bersih Oxala akan meningkat signifikan, yang pada gilirannya diharapkan memperbaiki rasio price to earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) saham PIPA di Bursa Efek Indonesia setelah konsolidasi berlangsung.

Oxala menegaskan seluruh informasi ini bersifat umum, tidak ditujukan pada pihak tertentu, dan bukan rekomendasi jual beli saham PIPA, karena seluruh proyeksi bersifat forward-looking dan bisa berubah mengikuti dinamika negosiasi. Dari sisi hukum, perseroan menyebut proses transaksi masih dalam tahap negosiasi dan menunggu persetujuan pihak ketiga, termasuk kreditur perusahaan target, sebelum bisa dilanjutkan sesuai aturan pasar modal yang berlaku.