PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melalui Corporate Secretary Marina Eka Amalia melaporkan kepada OJK dan BEI hasil pelaksanaan pembelian kembali saham per 23 Oktober 2026. Laporan ini merujuk pada keterbukaan informasi 19 Agustus 2026 soal rencana buyback dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, sesuai Pasal 12 ayat (1) POJK No. 13 Tahun 2023.

Pada transaksi terbaru 23 Oktober 2026, Prodia membeli 426.900 saham dengan harga rata-rata Rp3.586 per saham, harga tertinggi sepanjang program yang berjalan sejak 20 Agustus 2026. Dua hari sebelumnya perseroan juga aktif membeli, yakni 653.700 saham di harga Rp3.552 pada 22 Oktober dan 1.370.200 saham di harga Rp3.376 pada 21 Oktober. Harga beli ini jauh lebih tinggi dibandingkan awal program, saat perseroan membeli 595.900 saham pertama pada 20 Agustus dengan harga rata-rata hanya Rp2.548.

Secara kumulatif sejak 20 Agustus 2026, Prodia telah membeli sekitar 26,9 juta saham, atau 2,87 persen dari total saham yang tercatat di BEI, naik dari 2,49 persen yang pernah dilaporkan per 16 Oktober 2026. Sisa dana yang bisa digunakan untuk pembelian kembali tinggal Rp71,36 miliar per 23 Oktober, turun dari Rp72,89 miliar sehari sebelumnya dan dari Rp148,48 miliar setelah transaksi pertama program ini pada akhir Agustus.