Prodia Widyahusada mengundang pemegang saham ke RUPSLB 23 November 2026 untuk menyetujui pemecahan saham rasio 1:5, nominal turun dari Rp100 menjadi Rp20 per saham.
30 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) resmi mengirim pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) melalui surat bernomor 169/CORSEC/EKS/X/2026 yang ditandatangani Corporate Secretary Marina Eka Amalia pada 30 Oktober 2026. Rapat akan digelar Senin, 23 November 2026 pukul 10.00 WIB di Grha Prodia Utama Lantai 7, Jalan Raden Saleh Raya No. 55, Jakarta Pusat. Agenda tunggalnya adalah persetujuan pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1 banding 5, yang mengubah nilai nominal saham dari Rp100 menjadi Rp20 per saham lewat revisi Pasal 4 ayat (1) dan (2) Anggaran Dasar, sekaligus memberi kuasa kepada Direksi untuk menjalankan seluruh proses teknisnya.
Hanya pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 29 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB yang berhak hadir atau memberi suara. Rapat sah digelar jika dihadiri pemegang saham yang mewakili sedikitnya separuh dari total saham berhak suara, dan keputusan sah jika disetujui lebih dari separuh suara yang hadir. Perseroan menyebut stock split ini ditujukan untuk membuat harga saham lebih terjangkau bagi basis investor yang lebih luas, mendorong frekuensi perdagangan, dan memperluas partisipasi investor ritel, tanpa mengubah jumlah modal ditempatkan dan disetor maupun persentase kepemilikan ekonomis pemegang saham.
Bagi pemegang saham yang tidak bisa hadir, pemberian kuasa konvensional dengan surat kuasa harus sudah diterima Biro Administrasi Efek, PT Datindo Entrycom, paling lambat 18 November 2026 pukul 15.00 WIB, sementara kuasa elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI dapat disampaikan sampai 20 November 2026 pukul 12.00 WIB. Materi rapat hanya disediakan lewat situs web Perseroan, tanpa versi cetak, dan rapat juga bisa diikuti secara elektronik lewat eASY.KSEI.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal PRDA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.