PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI) mengumumkan rencana pembagian saham bonus yang berasal dari saham treasuri perusahaan, dengan rasio 30:1, artinya setiap pemegang 30 saham akan mendapat tambahan 1 saham bonus. Rencana ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 28 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB di Graha Irama, Kuningan, Jakarta Selatan. Pengumuman dan keterbukaan informasi ini dipublikasikan pada 21 September 2026, sedangkan pemanggilan resmi RUPSLB akan menyusul pada 6 Oktober 2026.

Langkah ini berkaitan dengan tiga program pembelian kembali saham (buyback) yang dilakukan PSSI sepanjang 2021 hingga 2025, dengan total 324.365.400 saham. Periode pertama mencakup 167.596.800 saham dengan harga rata-rata Rp358 per saham, dan dari jumlah itu 28.491.400 saham sudah dialihkan lebih dulu lewat program kepemilikan saham karyawan dan manajemen (MESOP). Periode kedua sebanyak 40.167.900 saham dibeli pada harga rata-rata Rp629 per saham, dan periode ketiga sebanyak 116.600.700 saham pada harga rata-rata Rp347 per saham. Berdasarkan aturan OJK No. 29/2023, saham hasil buyback yang sudah didiamkan lebih dari tiga tahun wajib mulai dialihkan perusahaan dalam waktu paling lama dua tahun berikutnya, dan pembagian saham bonus adalah salah satu metode pengalihan yang diizinkan.

Dari total saham treasuri tersebut, sebanyak 173.448.234 saham akan dialihkan lewat mekanisme saham bonus ini. Karena bukan pembagian dividen saham, jumlah saham bonus ditentukan berdasarkan nilai nominal saham Rp100 per lembar, sehingga total nilai nominal saham bonus yang dibagikan mencapai Rp17,34 triliun setara 17.344.823.400 rupiah. Perusahaan sudah mengirim surat permohonan persetujuan ke OJK pada 11 September 2026. Jika RUPSLB menyetujui, pemegang saham yang berhak adalah yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham per 9 November 2026, dengan saham bonus dijadwalkan dibagikan pada 27 November 2026 atau paling lambat 30 hari setelah ringkasan risalah RUPSLB diumumkan. Jika perhitungan menghasilkan pecahan saham, pembulatan dilakukan ke bawah.