PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memulai Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Museum Majapahit di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, menyusul groundbreaking yang digelar Minggu, 13 September 2026. Acara tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Jombang Warsubi, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan, serta Direktur Utama PTPP Novel Arsyad. Museum ini dirancang sebagai wadah konservasi sejarah Majapahit sekaligus pusat edukasi dan penunjang wisata budaya di kawasan Trowulan.

Nilai kontrak proyek ini tercatat Rp145,30 miliar di luar PPN, dengan masa pelaksanaan 114 hari kerja. Karena lokasi proyek berada di kawasan bernilai arkeologi tinggi, PTPP menggunakan pondasi dangkal atau raft foundation agar tidak mengganggu temuan arkeologi di sekitar area pembangunan. Desain museum juga menyertakan sistem drainase yang menampung dan memakai ulang air hujan untuk penyiraman tanaman, serta panel surya sebagai sumber energi penerangan guna menekan konsumsi listrik.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program revitalisasi istana, keraton, museum, dan cagar budaya sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan desain yang dipilih melalui sayembara. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyatakan perseroan berkomitmen menyelesaikan pembangunan dengan memperhatikan karakter kawasan, kualitas konstruksi, dan prinsip keberlanjutan.