Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim aliran uang ke dalam perekonomian Indonesia mulai kembali normal setelah sempat tersendat beberapa bulan sebelumnya. Klaim ini penting karena menyangkut seberapa lancar dana pemerintah dan kebijakan bank sentral benar-benar sampai ke dunia usaha dan masyarakat, bukan hanya tercatat di anggaran.

Menurut Purbaya, gangguan itu terjadi pada April hingga Juni 2026, ketika penyaluran uang lewat kebijakan fiskal dan moneter sempat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ia menyebut pemerintah bersama Bank Indonesia kemudian memastikan dana yang seharusnya masuk ke sistem kembali disalurkan sejak Juli, berlanjut pada Agustus, dan September 2026.

Purbaya menyebut dampaknya akan mulai terasa oleh masyarakat, dengan membandingkan kondisi ekonomi tahun ini dan tahun lalu sampai bulan Agustus sebagai relatif sama. Ia menunjuk keramaian jalan sebagai salah satu tanda sederhana aktivitas ekonomi yang berjalan.

Sebagai indikator lain, Purbaya membandingkan skala demonstrasi Agustus 2026 dengan tahun sebelumnya, yang menurutnya lebih kecil. Ia menilai besar kecilnya demonstrasi bisa menjadi gambaran tingkat kepuasan masyarakat terhadap kondisi ekonomi, dengan asumsi tekanan sosial akan berkurang seiring membaiknya perekonomian.