Rupiah melemah 45 poin ke Rp17.948 per dolar AS, tertekan data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan dan naiknya peluang kenaikan suku bunga The Fed Oktober.
28 September 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 45 poin atau 0,25 persen pada pembukaan perdagangan Senin, dari Rp17.903 menjadi Rp17.948 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi setelah data ekonomi Amerika Serikat keluar lebih kuat dari perkiraan pasar, yang membuat investor semakin yakin bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuannya bulan depan.
Analis Doo Financial, Lukman Leong, menyebut pemicu utamanya adalah data pesanan barang tahan lama AS periode Agustus yang tidak berubah alias stabil di angka US$338,6 miliar, padahal pasar memperkirakan akan turun 0,4 persen. Data yang lebih baik dari dugaan ini mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS naik, dengan tenor 10 tahun mencapai 5,2 persen dan tenor 30 tahun 5,52 persen, sehingga dana investor cenderung tertarik parkir di aset dolar.
Faktor lain yang menambah tekanan adalah memanasnya hubungan AS dan Iran, setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal Teheran dalam negosiasi tidak langsung di New York. Iran sebelumnya menawarkan pembukaan jalur pelayaran strategis dan pembicaraan nuklir sebagai imbalan atas pencabutan blokade laut, penghapusan sanksi minyak, serta gencatan senjata di kawasan, sementara AS disebut tengah mempertimbangkan opsi serangan baru setelah pemilu sela November mendatang. Ketegangan ini turut mengerek harga minyak dunia, dengan WTI berada di kisaran US$94,15 per barel dan Brent US$103,2 per barel.
Investor juga mencermati arah kebijakan The Fed yang makin ketat. Berdasarkan CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga seperempat poin pada pertemuan Oktober kini mencapai 70 persen, melonjak dari 50 persen di awal pekan.
Artikel ini informasi, bukan ajakan atau rekomendasi membeli maupun menjual instrumen investasi apa pun. Keputusan investasi beserta risikonya sepenuhnya tanggung jawab pembaca.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.