Dolar AS melemah 0,29% ke Rp17.693 pada perdagangan Sabtu, meski masih menguat 6,07% terhadap rupiah sepanjang 2026.
29 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Ilustrasi AI
Rupiah membukukan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan akhir pekan, Sabtu (29/8/2026). Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS melemah 0,29% dan kembali bergerak di kisaran Rp17.600, tepatnya di level Rp17.693. Posisi ini lebih rendah Rp51 dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp17.744.
Meski menguat dalam sehari, posisi rupiah terhadap dolar AS sepanjang 2026 belum banyak berubah. Dolar Amerika Serikat masih mencatatkan penguatan 6,07% sejak awal tahun terhadap rupiah. Dalam 52 minggu terakhir, dolar AS bergerak pada rentang Rp16.296 hingga Rp18.209, sehingga level Rp17.693 saat ini masih berada dalam rentang pelemahan rupiah yang cukup lebar.
Pelemahan dolar AS pada perdagangan tersebut tidak hanya terjadi terhadap rupiah. Dolar AS juga melemah 0,58% terhadap euro, 0,40% terhadap pound sterling Inggris, dan 0,42% terhadap dolar Australia. Pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap dolar AS terjadi lebih luas terhadap sejumlah mata uang utama dunia, bukan hanya terhadap rupiah.
Artikel ini informasi, bukan ajakan atau rekomendasi membeli maupun menjual instrumen investasi apa pun. Keputusan investasi beserta risikonya sepenuhnya tanggung jawab pembaca.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.