PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada Kamis, 17 September 2026, di Jakarta, dihadiri pemegang saham yang mewakili 164.264.591 saham atau 74,66 persen dari total saham berhak suara. Rapat yang berlangsung sekitar 34 menit itu menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan untuk tahun buku 2025, sekaligus memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direktur Utama Calvin Lutvi, Direktur Pandu Andakara, Direktur M. Adil Triansyah, Komisaris Utama Mohammad Rafil Perdana, dan Komisaris Endru Adhikara atas kepengurusan dan pengawasan mereka selama 2025. Setiap agenda disetujui 164.264.591 suara atau 100 persen dari suara yang sah, dengan 303.500 suara abstain atau 0,18 persen dan nihil suara menolak.
Pemegang saham memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai. Laba usaha tahun buku 2025 akan dibukukan seluruhnya sebagai laba ditahan, dengan alasan resmi untuk memperkuat permodalan jangka panjang serta mendukung pertumbuhan bisnis dan rencana investasi Perseroan. Artinya, pemegang saham AIMS tidak menerima pembagian keuntungan tunai dari tahun buku ini.
Rapat juga memberi kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji, honorarium, dan tunjangan direksi serta komisaris untuk tahun buku 2026, dan mendelegasikan penunjukan akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026 kepada Dewan Komisaris. Kriteria akuntan publik yang boleh ditunjuk disyaratkan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, berpengalaman mengaudit bisnis sejenis Perseroan, memiliki sumber daya manusia yang memadai, dan independen. Dewan Komisaris juga diberi wewenang menentukan honorarium akuntan publik tersebut. Susunan direksi dan komisaris sendiri tidak berubah, dengan masa jabatan seluruh anggota berlaku hingga 18 Oktober 2028.
