PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) mengirim surat penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia menyusul permintaan klarifikasi bursa melalui surat nomor S-11261/BEI.PP2/09-2026 tanggal 2 September 2026, terkait pergerakan tidak biasa pada perdagangan saham AIMS tanggal 1 September 2026. Bursa mencatat harga saham AIMS ditutup naik Rp101 atau 25 persen, dari Rp404 pada hari bursa sebelumnya menjadi Rp505. Volume transaksi pada hari itu melonjak menjadi 4.503.600 saham dengan frekuensi 1.086 kali transaksi, jauh di atas hari sebelumnya yang hanya 379.900 saham dengan 184 kali transaksi.

Dalam suratnya yang ditandatangani Corporate Secretary Anton Hidayat, AIMS menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal, baik menurut Peraturan OJK Nomor 31/POJK.04/2015 maupun Peraturan Bursa Nomor I-E. Perseroan juga menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang pelaporan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Soal rencana bisnis, AIMS mengaku belum memiliki rencana tindakan korporasi yang final dalam tiga bulan ke depan, namun tengah menjajaki, mengidentifikasi, dan mengevaluasi beberapa perusahaan potensial sebagai calon perusahaan sasaran sejalan dengan rencana pengembangan usahanya. Perseroan juga mengaku belum bisa menghubungi pemegang saham utama untuk mengonfirmasi rencananya terkait kepemilikan saham di AIMS, meski surat bursa secara khusus meminta Corporate Secretary menanyakan hal itu lebih dulu.