PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) menjawab permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia melalui surat nomor S-10876/BEI.PP1/08-2026 terkait lonjakan aktivitas dan harga saham perseroan. Menurut surat bursa itu, pada 19 Agustus 2026 volume transaksi FPNI melonjak menjadi 110.195.700 saham dengan 14.248 kali transaksi, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya 3.312.300 saham dengan 624 kali transaksi. Harga saham ditutup naik Rp106 atau 24,42 persen, dari Rp434 menjadi Rp540.

Dalam suratnya tertanggal 21 Agustus 2026, perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai maupun harga efeknya, baik menurut POJK Nomor 31/2015 maupun Peraturan I-E/2025 milik bursa. Perseroan juga mengaku tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur POJK Nomor 4 Tahun 2024, serta tidak memiliki rencana aksi korporasi yang berdampak pada pencatatan sahamnya di bursa dalam waktu dekat, setidaknya untuk tiga bulan ke depan.

Perseroan turut mengonfirmasi bahwa Lotte Chemical Titan International Sdn. Bhd. (LCTISB), selaku pemegang saham utama dan pengendali, tidak memiliki rencana transaksi maupun aksi korporasi terkait kepemilikan sahamnya di FPNI. Surat ini ditandatangani secara elektronik oleh Corporate Secretary FPNI, Evan Kusuma Brata.